" Welcome To *** yohan weers Blog's ***. . ."

Kamis, 24 November 2011

TUGAS SIA

CONTOH LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN

Perusahaan dagang Makmur

Laporan laba rugi

Per 31 Desember 2001

Penjualan Rp. 18.500.000,-

Retur penjualan dan potongan harga Rp. 300.000,-

–––––––––––––– –

Penjualan bersih Rp. 18.200.000,-

Harga pokok penjualan :

Persediaan barang dagangan Rp. 14.400.000,-

Pembelian Rp. 13.600.000,-

Retur pembelian Rp. 200.000,-

Potongan pembelian Rp. 300.000,-

–––––––––– +

Rp. 500.000,-

–––––––––––– –

Pembelian bersih ……………………………………… Rp. 13.100.000,-

––––––––––––– +

Barang yang tersedia untuk dijual Rp. 27.500.000,-

Persediaan akhir Rp. 3.400.000,-

––––––––––––– –

Harga pokok penjualan ……………………………………............ Rp. 12.500.000,-

––––––––––––

Laba kotor …………………………………………………….......... Rp. 5.700.000,-

Beban usaha:

Beban sewa Rp. 1.800.000,-

Beban gaji Rp. 2.400.000,-

Beban listrik dan air Rp. 300.000,-

–––––––––––– +

Jumlah beban usaha Rp. 4.500.000,-

–––––––––––––

Laba bersih Rp. 1.200.000,-

–––––––––––––

Perusahaan Dagang Makmur

Laporan Perubahan Modal

Per 31 Desember 2001

Modal 1 Desember 2001 Rp. 40.580.000,-

Laba bersih Rp. 1.200.000,-

Prive Hadian Rp. 400.000,-

––––––––––––– –

Penambahan Modal Rp. 800.000,-

––––––––––––– +

Modal akhir 31 Januari 2001 Rp. 41.380.000,-

––––––––––––––

Perusahaan Dagang Makmur

Neraca

Per 31 Januari 2000

Harta : Kewajiban :

Harta lancar Kewajiban lancar

Kas Rp.12.000.000,- Utang dagang Rp. 3.300.000,-

Utang wesel Rp. 600.000,-

Piutang dagang Rp. 5.200.000,- Utang gaji Rp. 200.000,-

–––––––––––––

Persediaan barang Jumlah kewajiban lancar Rp. 4.100.000,-

Dagangan Rp. 15.000.000,-

Perlengkapan took Rp. 2.400.000,-

sewa di bayar di muka. Rp. 1.200.000,-

––––––––––––––

Jumlah harta lancar Rp. 35.800.000,-

Harta tetap. Modal: Modal Harian Rp.41.380.000,-

Peralatan toko Rp. 10.200.000,-

Akumulasi penyusutan

peralatan toko Rp. 520.000,-

–––––––––––

Rp. 9.680.000,-

–––––––––––––

Jumlah harta Rp. 45.400.000,- umlah modal dan

Kewajiban Rp. 45.480.000,-

–––––––––––––

TINJAUAN MENYELURUH PROSES BISNIS

TINJAUAN MENYELURUH PROSES BISNIS

Kegiatan Bisnis dan Kebutuhan Informasi

Dalam mencapai tujuan organisasi, perusahaan melakukan kegiatan-kegiatan bisnisnya. Kegiatan bisnis yang dilakukan setiap perusahaan berbeda-beda, oleh karena itu kebutuhan akan informasi masing-masing perusahaan juga berbeda-beda pula. Karena informasi yang dibutuhkan oleh setiap perusahaan berbeda, maka desain penghasil informasi juga berbeda-beda.

Definisi Proses adalah sekumpulan tindakan mulai dari masukan, kemudian menambahkan nilai untuk mendapatkan keluaran yang diinginkan. Ada awal, ada akhir, serta masukan dan keluaran didefinisikan dengan jelas.

Definisi Bisnis adalah untuk menciptakan hasil yang memiliki nilai (value) untuk seseorang konsumen) yang membutuhkan hasil tersebut.

Proses Bisnis adalah Sekumpulan tugas atau aktivitas untuk mencapai tujuan yang diselesaikan baik secara berurut atau paralel, oleh manusia atau sistem, baik di luar atau di dalam organisasi .

Siklus transaksi bisnis

o Siklus Pendapatan (revenue)

o Siklus Pengeluaran (expenditure)

o Siklus penggajian SDM (payroll)

o Siklus Produksi

o Siklus keuangan

Subsistem yang mendasar

1. The revenue cycle: mencakup kegiatan penjualan dan penerimaan dalam bentuk uang tunai

2. The expenditure cycle: mencakup kegiatan pembelian dan pembayaran dalam bentuk uang tunai

3. The human resources/payroll cycle: mencakup kegiatan mengontrak dan menggaji pegawai

4. The production cycle: Mencakup kegiatan mengubah bahan mentah dan Tenaga kerja menjadi produk jadi

5. The financing cycle: Mencakup kegiatan untuk mendapatkan dana dari Investor dan Kreditor dan Membayar mereka kembali.

Pemrosesan Transaksi :Dokumen dan Prosedur

Pemrosesan data (data processing cycle) terdiri dari empat langkah :

1. Input Data

2. Penyimpanan Data

3. Pemrosesan Data

4. Output Informasi

1. Input Data

Pemicu input data adalah pelaksanaan beberapa aktivitas bisnis. Berikut tiga sisi tiap aktivitas bisnis yang harus dikumpulkan :

1. Kegiatan yang menjadi perhatian

2. Sumber daya-sumber daya yang dipengaruhi oleh setiap kegiatan

3. Pelaku yang terlibat dalam kegiatan

Setelah input data, dilakukan proses pembaharuan (updating) Informasi Terdapat 2 cara dalam updating data yaitu:

• Batch processing adalah Update secara periodik dari data yang disimpan tentang sumber daya dan pelaku yang terlibat.

• On-line, real-time processing adalah Update secara langsung setelah terjadinya transaksi.

2. Penyimpanan Data

Menjelaskan konsep-konsep dasar penyimpanan data dan berbagai definisi antara lain:

• Entitas : sesuatu yang disimpan informasinya Setiap entitas memilki atribut /karakteristik khusus yang harus disimpan Nilai data disimpan didlam ruang fisik yang disebut field Gabungan dari beberapa field yang mengandung atribut yang sama akan membentu catatan (record). Record-record yang saling berhubungan akan membentuk file File-file yang saling berhubungan dan dikoordinasikan dari pusat akan membentuk database File yang yang digunakan untuk menyimpan informasi kumulatif tentang sumber daya dan pelaku kegiatan disebut file ledger Buku besar (general ledger) : rekapitulasi data untuk setiap akun aktiva, kewajiban, ekuitas, pendapatan dan biaya organisasi. Buku pembantu (subsidiary kedger) : mencatat data rinci untuk akun buku besar yang memiliki banyak sub akun yang terpisah. Akun Pengendali : akun buku besar yang ssuai dengan buku pembantu Daftar akun: daftar akun-akun dalam buku besar yang digunakan organissi.

Menyediakan Informasi Untuk Pengambilan Keputusan

Fungsi kedua SIA adalah menyediakan informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan bagi manajemen.

Informasi yang disediakan SIA terbagi dalam dua kategori yaitu :

  1. Laporan Keuangan

o Menyiapkan neraca saldo, Membuat menyesuaikan entri.

o Siapkan neraca saldo disesuaikan, Menghasilkan laba rugi perusahaan.

o Membuat entri penutupan, Menghasilkan neraca.

o Siapkan laporan arus kas.

2. Laporan manajerial


SIA suatu organisasi harus dapat menyediakan informasi operasional terinci tentang kinerja organisasi.

Terdapat dua jenis laporan manajerial yang penting yaitu :

  1. Budget (laporan anggaran)
  2. Performance reports (laporan kinerja)

Penyediaan Informasi Untuk Pengambilan Keputusan

adalah menyediakan untuk pihak manajemen dengan Informasi yang digunakan untuk pengambilan keputusan.

Penyediaan Pengendalian Internal yang Memadai

adalah menyediakan pengendalian yang memadai dengan tujuan :

1. Menyakinkan bahwa informasi diproses secara bertanggung jawab

2. Menyakinkan bahwa kegiatan bisnis berjalan efisien

3. Melindungi harta perusahaan

Metode Untuk Mencapai Tujuan Pengendalian

1. Dokumentasi yang memadai

2. Pembagian Tugas dan Wewenang

Dokumentasi Yang Memadai

Fungsi / Kegunaan :

• Membantu organisasi secara cepat mengindentifikasikan masalah yann mungkin muncul

• Memastikan bahwa organisasi dapat menjaga komitmennya

Pemisahan Tugas

Pemisahan tugas berkenaan dengan pembagian tanggung jawab dan wewenang .

• Tujuan pemisahan Tugas :

1. Mencegah pegawai memiliki pengendalian penuh atas seluruh aspek transaksi bisnis

2. Membantu menjaga aset

3. Meningkatkan akurasi.

Cara Pemodelan Proses Bisnis :

• Menentukan tujuan, ruang lingkup, dan batasan

• Pemahaman & memetakan proses yang berjalan

• Mengukur kinerja proses

• Menentukan akar masalah (root cause)

• Mengidentifikasi perbaikan proses

• Implementasi perbaikan proses bisnis

KESIMPULAN :

SIA memainkan tiga peran penting dalam organisasi yaitu :

(1) Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas bisnis organisasi

(2) Memproses data untuk menyediakan informasi yang berguna bagi para manajer untuk pengambilan keputusan

(3) Melibatkan prosedur pengendalian internal yang memadai untuk memastikan keandalan informasi yang dihasilkan dan untuk menjaga aset-aset organisasi

REFERENSI :

http://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:1KQlnklE4KMJ:elib.unikom.ac.id/files/disk1/467/jbptunikompp-gdl-marlianab-23321-5-5.prose

http://google.co.id

http://id.wikipedia.org/

http://sisteminformasiakuntansi.net/

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Tinjauan Informasi Akuntansi

Ø Sistem Informasi dan Organisasi Bisnis

· Sistem informasi yang identik dengan pemanfaatan teknologi komputer pada suatu organisasi.

· Sistem informasi adalah kombinasi antar prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah organisasi.

· Sistem informasi akuntansi ada dalam berbagai bentuk organisasi bisnis.

· Sistem informasi akuntansi menganalisis bagaimana kejadian yang mempengaruhi suatu organisasi dicatat dengan menggunakan sumber daya manusia dan komputer, diringkas dengan metode dan sasaran akuntansi, dan dilaporkan sebagai informasi yang berguna baik yang ada di dalam maupun di luar organisasi.

Ø Ada 3 Fungsi dasar yang dilaksanakan oleh Sistem Informasi Akuntansi :

    1. Mengumpulkan dan memproses data mengenai kegiatan organisasi bisnis secara efektif dan efisien.

b. Menyediakan informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan.

c. Membentuk pengendalian yang memadai untuk memastikan bahwa bisnis dicatat dan diproses secara akurat dan untuk melindungi data dan aset organisasi lainnya.

Ø Siklus – siklus Pemrosesan Transaksi

ü Siklus-siklus transaksi memiliki empat kelompok utama :

o Siklus pendapatan

o Siklus pengeluaran

o Siklus produksi

o Siklus keuangan

o Siklus kelima adalah siklus pelaporan keuangan. Siklus ini memproses data dari keempat siklus transaksi baik dengan akuntansi manajemen atau akuntansi keuangan menjadi laporan keuangan.

Ø Akuntansi dan Teknologi Informasi

ü Proses akuntansi merupakan proses yang tidak bergantung pada teknologi yang digunakan.

ü Fungsi dan pihak pemakai memproses informasi dengan perangkat keras, perangkat lunak, dan sumber daya profesional yang tersedia pada suatu organisasi.

ü Teknologi Informasi mencakup perangkat keras dan perangkat lunak untuk melaksanakan satu atau sejumlah tugas pemrosesan data seperti menangkap, mentransmisikan, menyimpan, mengambil, memanipulasi, atau menampilkan data.

ü Teknologi informasi menggantikan peran manusia. Dalam hal ini, teknologi informasi melakukan otomasi terhadap suatu tugas atau proses dan menyajikannya dalam bentuk informasi.

ü Teknologi informasi berperan dalam restrukturisasi terhadap peran manusia. Dalam hal ini, teknologi berperan dalam melakukan perubahan-perubahan terhadap sekumpulan tugas atau proses.

Ø Akuntan dan Pengembangan

· Para akuntan dapat melaksanakan aktivitas pengembangan sistem sebagai sumber internal perusahaan atau oleh konsultan dari luar perusahaan.

· Aktivitas pengembangan sistem sering dilakukan juga oleh auditor internal dan eksternal selama penelaahan struktur pengendalian internal Sistem Informasi Akuntansi.

· Tahapan umum proyek pengembangan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) :

· Analisa SIA

        • Untuk meningkatkan mutu informasi
        • Untuk meningkatkan pengendalian internal
        • Untuk meminimalkan biaya

· Perancangan SIA

        • Proses spesifikasi mendetail atas solusi yang dipilih pada proses analisa SIA.
        • Hal ini meliputi evaluasi efektivitas dan efisiensi alternative rancangan SIA secara tegas dari kebutuhan SIA secara menyeluruh.

· Implementasi SIA

        • Proses penempatan revisi-revisi dan prosedur rancangan terkini dan berbagai metode ke dalam operasional.

Sabtu, 08 Oktober 2011

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Tinjauan Informasi Akuntansi


 Sistem Informasi dan Organisasi Bisnis
• Sistem informasi yang identik dengan pemanfaatan teknologi komputer pada suatu organisasi.
• Sistem informasi adalah kombinasi antar prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah organisasi.
• Sistem informasi akuntansi ada dalam berbagai bentuk organisasi bisnis.
• Sistem informasi akuntansi menganalisis bagaimana kejadian yang mempengaruhi suatu organisasi dicatat dengan menggunakan sumber daya manusia dan komputer, diringkas dengan metode dan sasaran akuntansi, dan dilaporkan sebagai informasi yang berguna baik yang ada di dalam maupun di luar organisasi.
 Ada 3 Fungsi dasar yang dilaksanakan oleh Sistem Informasi Akuntansi :
a. Mengumpulkan dan memproses data mengenai kegiatan organisasi bisnis secara efektif dan efisien.
b. Menyediakan informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan.
c. Membentuk pengendalian yang memadai untuk memastikan bahwa bisnis dicatat dan diproses secara akurat dan untuk melindungi data dan aset organisasi lainnya.

 Siklus – siklus Pemrosesan Transaksi
 Siklus-siklus transaksi memiliki empat kelompok utama :
o Siklus pendapatan
o Siklus pengeluaran
o Siklus produksi
o Siklus keuangan
o Siklus kelima adalah siklus pelaporan keuangan. Siklus ini memproses data dari keempat siklus transaksi baik dengan akuntansi manajemen atau akuntansi keuangan menjadi laporan keuangan.

 Akuntansi dan Teknologi Informasi
 Proses akuntansi merupakan proses yang tidak bergantung pada teknologi yang digunakan.
 Fungsi dan pihak pemakai memproses informasi dengan perangkat keras, perangkat lunak, dan sumber daya profesional yang tersedia pada suatu organisasi.
 Teknologi Informasi mencakup perangkat keras dan perangkat lunak untuk melaksanakan satu atau sejumlah tugas pemrosesan data seperti menangkap, mentransmisikan, menyimpan, mengambil, memanipulasi, atau menampilkan data.
 Teknologi informasi menggantikan peran manusia. Dalam hal ini, teknologi informasi melakukan otomasi terhadap suatu tugas atau proses dan menyajikannya dalam bentuk informasi.
 Teknologi informasi berperan dalam restrukturisasi terhadap peran manusia. Dalam hal ini, teknologi berperan dalam melakukan perubahan-perubahan terhadap sekumpulan tugas atau proses.

 Akuntan dan Pengembangan
• Para akuntan dapat melaksanakan aktivitas pengembangan sistem sebagai sumber internal perusahaan atau oleh konsultan dari luar perusahaan.
• Aktivitas pengembangan sistem sering dilakukan juga oleh auditor internal dan eksternal selama penelaahan struktur pengendalian internal Sistem Informasi Akuntansi.
• Tahapan umum proyek pengembangan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) :
• Analisa SIA
 Untuk meningkatkan mutu informasi
 Untuk meningkatkan pengendalian internal
 Untuk meminimalkan biaya
• Perancangan SIA
 Proses spesifikasi mendetail atas solusi yang dipilih pada proses analisa SIA.
 Hal ini meliputi evaluasi efektivitas dan efisiensi alternative rancangan SIA secara tegas dari kebutuhan SIA secara menyeluruh.
• Implementasi SIA
 Proses penempatan revisi-revisi dan prosedur rancangan terkini dan berbagai metode ke dalam operasional.

sumber : http://www.slideshare.net/siswaddi/tugas-sistem-informasi-akuntansi